BeritaNasionalPendidikan

Dosen UNIMEN Suharman Raih Gelar Doktor, Temukan Bakteri Lokal Enrekang Tingkatkan Produksi Bawang Merah hingga 68 Persen

272
×

Dosen UNIMEN Suharman Raih Gelar Doktor, Temukan Bakteri Lokal Enrekang Tingkatkan Produksi Bawang Merah hingga 68 Persen

Sebarkan artikel ini

Dari puluhan isolat itu, satu nama menonjol: TP49. Hasil analisis molekuler menunjukkan bakteri ini mirip dengan Bacillus flexus, yang dikenal sebagai agen hayati pemacu pertumbuhan tanaman.

Suharman tak berhenti di laboratorium. Ia menguji temuan ini di rumah kaca dengan teknologi seed coating (pelapis benih) dan penyemprotan inokulan.

Hasilnya? Produksi bawang merah melonjak signifikan. Perlakuan kombinasi seed coating BN11 dan penyemprotan BN11 mencatat produksi tertinggi mencapai 4,06 ton per hektare, disusul kombinasi BN11 dan TP49 sebesar 4,03 ton per hektare.

Bandikan dengan kontrol yang hanya menghasilkan 2,42 ton per hektare. Artinya, ada peningkatan sekitar 66 hingga 68 persen.

Ini membuktikan PGPR lokal bisa jadi teknologi ramah lingkungan. Kita bisa kurangi pupuk dan pestisida kimia, tapi produksi justru meningkat,” tegasnya.

Ujian promosi doktor Suharman terbilang spesial. Hadir sebagai penguji eksternal, Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si. yang merupakan Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI. Kehadirannya menunjukkan bahwa riset ini sejalan dengan kepentingan nasional, mengingat bawang merah adalah komoditas strategis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *