BeritaHallo PolisiHukumPeristiwa

Berita Video : Pedagang Bawang Di Enrekang Ditemukan Tewas Gemparkan Warga, Rumah Terduga Pelaku Pembunuhan Rusak Diamuk Massa

448
×

Berita Video : Pedagang Bawang Di Enrekang Ditemukan Tewas Gemparkan Warga, Rumah Terduga Pelaku Pembunuhan Rusak Diamuk Massa

Sebarkan artikel ini

Enrekang, Jurnaltivi.com – Pedagang bawang bernama Salma di Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan, ditemukan tewas dengan kondisi ditimbun dan ditutup daun kering di Dusun Banua, Desa Bungin, Kecamatan Bungin, Gemparkan Warga.

“Terduga pelaku saat ini telah diamankan dan dalam proses penyelidikan, sementara jasad korban saat ini tengah di autopsi di rumah sakit bayangkara makassar”. Terang AKBP. Ketut Yoga Saputra, Kapolres Enrekang.

Korban yang merupakan seorang pedagang bawang awalnya dilaporkan hilang, namun setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, korban Salma yang diperkirakan berumur 50 tahun tersebut, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di semak-semak.

Warga yang menemukan korban dalam posisi ditimbun dan ditutupi daun kering langsung melapor ke pihak kepolisian. Sehingga jasad korban langsung dievakuasi kerumah sakit, namun lokasi penemuan korban yang berada sekitar 2 kilometer dari jalan utama, membuat proses evakuasi berjalan dramatis.

Sementara terduga pelaku yang diketahui berinisial (AR) menyerahkan diri ke polisi karena takut diamuk warga, namun karena tersulut emosi atas tindakan pelaku yang menghabisi nyawa korban, massa kemudian mengamuk dan merusak rumah pelaku.

Kapolres Enrekang, AKBP. Ketut Yoga Saputra yang dikonfirmasi menjelaskan jika, terduga pelaku saat ini telah diamankan dan dalam proses penyelidikan, sementara jasad korban saat ini tengah di autopsi di rumah sakit bayangkara makassar.

Hingga saat ini situasi di sekitar rumah terduga pelaku masih mencekam, sehingga pihak Polres Enrekang menurunkan personil brimob untuk mengamankan situasi pasca rumah pelaku rusak diamuk massa.(Tim/JTV)

Penulis: TimEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *