Aris menjelaskan bahwa tindak lanjut hasil kegiatan menjadi bagian penting dari pelaksanaan SAIL. Setiap persoalan yang ditemukan perlu dikoordinasikan dengan fungsi terkait agar penyelesaiannya tidak terhambat oleh batas kewenangan antarunit.
“SAIL bukan hanya forum untuk menyampaikan aspirasi. Kami ingin setiap masukan dapat ditelaah dan ditindaklanjuti secara terukur, sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh pekerja dan berdampak pada peningkatan kualitas layanan operasional,” jelasnya.
Pelaksanaan program ini juga mendukung arah transformasi perusahaan yang sejalan dengan semangat penguatan tata kelola, kualitas sumber daya manusia, dan efisiensi operasional yang didorong oleh Danantara Indonesia.
Melalui SAIL Batch II, PJM terus memperkuat budaya kerja One PJM – One Pelindo dengan mendorong kolaborasi antara kantor pusat, wilayah, dan unit operasional. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian kendala di lapangan, meningkatkan keselamatan kerja, serta mendukung pelayanan jasa kepelabuhanan yang lebih aman dan andal.















