Berita

Pelantikan Aksan Sebagai Sekretaris Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Diduga Hasil Nepotisme

1568
×

Pelantikan Aksan Sebagai Sekretaris Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Diduga Hasil Nepotisme

Sebarkan artikel ini

Mamuju-Jurnaltivi.com-Pelantikan Sekretaris Satpol PP Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar), Aksan, yang dilantik di Rumah Jabatan (Rujab) Sekda Prov Sulbar, oleh Sekda Provinsi Sulbar, Muh Idris, dinilai oleh Ketua Badko HMI MPO Sulselbar, sebagai sesuatu yang berbau nepotisme.

“Sebelumnya, Aksan, adalah Kadis Perhubungan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Saat Bahtiar Baharuddin menjadi Pj. Gubernur Sulbar, Aksan ditarik ke Pemprov Sulbar untuk menjadi staf. Hanya dalam waktu 100 hari kerja, Aksan, dilantik menjadi Sekertaris Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Sulbar,” ungkap Ahyar, dalam keterangan tertulisnya pada wartawan.

Ahyar, menambahkan, di lingkungan Pemprov Sulbar masih banyak ASN yang golongannya sama dan lebih lama mengabdi namun Aksan yang baru gabung di Pemprov Sulbar dilantik jadi pejabat di Pemprov Sulbar.

“Ini jelas mencurigakan. Kenapa ada pegawai yang baru 100 hari lebih kerja di lingkungan Pemprov Sulbar, langsung diangkat keposisi yang cukup tinggi, sementara banyak yang lebih senior dan kualifikasinya lebih bagus dari Drs. Aksan ini” kata Ahyar, ketua Badko HMI Sulsel-bar.

Lebih lanjut, Ahyar berpendapat bahwa dugaannya terkait nepotisme atas pelantikan  Aksan menjadi lebih kuat karena ternyata sebelumnya antara  Aksan dengan Bahtiar Baharuddin adalah teman dekat.

“Aksan ini adalah teman dari Pj. Gubernur Sulbar saat ini. Mereka pernah bersama-sama mengenyam pendidikan di IPDN, bahkan diduga satu kelas oleh karena itu, jangan heran setelah Bahtiar Baharuddin dilantik menjadi Pj. Gubernur Sulbar, maka Aksan ditarik ke pemprov Sulbar. Lalu anda tahu, dalam waktu yang singkat dia langsung menempati posisi yang tinggi di pemprov sekarang. bukan karena prestasi dan kualifikasinya, tetapi memang karena dia adalah teman dekat dari Pj. Gubernur kita,” jelasnya.

Lebih jauh Ahyar menjelaskan, Bahtiar Baharuddin datang membawa contoh yang sangat buruk, dia dianggap merusak tatanan pemerintahan dalam suatu negara diduga dilakukan oleh beliau, seperti KKN.

Dimulai dari kolusi, dimana soal program bibit pisang dan sukun sangat erat dengan kepentingan Bahtiar dan kroninya, bagaimana dia membangun ego sektoral dalam pemerintahan pemprov Sul-Bar terhadap ASN purna dan non purna, dan baru baru ini kita diperlihatkan pelantikan diduga teman sekelas PJ gubernur saat di IPDN dulu.

“Saya berharap pak Mendagri segera melakukan evaluasi terhadap PJ gubernur Sul-Bar sebelum menambah kerusakan didaerah kami yang sedang merangkak naik, pak Mendagri juga harus segera evaluasi laporan saat evaluasi PJ Bahtiar dengan kenyataan dilapangan, saya menduganya pak Mendagri ikut dikibuli oleh PJ gubernur Sul-Bar saat ini,” tutup Ahyar.

Pelantikan Aksan sebagai Sekretaris Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Pemprov Sulbar dilangsungkan pada Rabu, 16, oktober, 2024.(m1)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *