BeritaHallo PolisiHukumNasional

HMI Enrekang Gelar Aksi di Depan Polres, Desak Tindak Oknum Polisi Diduga Lakukan Kekerasan

601
×

HMI Enrekang Gelar Aksi di Depan Polres, Desak Tindak Oknum Polisi Diduga Lakukan Kekerasan

Sebarkan artikel ini

Enrekang, Jurnaltivi.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Enrekang kembali menggelar aksi demonstrasi pada Jumat (20/6/2025). Kali ini, mereka berunjuk rasa di depan Markas Kepolisian Resor (Polres) Enrekang untuk menuntut tindakan tegas dari Kapolres terhadap oknum anggota polisi yang diduga melakukan kekerasan terhadap kader HMI.

Aksi ini merupakan lanjutan dari demonstrasi sebelumnya yang bertema “Selamatkan Lingkungan” di depan Gedung DPRD Enrekang. Dalam aksi tersebut, terjadi bentrokan antara massa dan aparat kepolisian yang menyebabkan beberapa kader HMI mengalami luka memar.

“Kami datang dengan tuntutan serius. Kader kami mengalami kekerasan saat menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan. Kapolres harus ambil sikap dan memberikan sanksi kepada pelaku!” tegas Ranofan, Jenderal Lapangan aksi.

Massa aksi menyampaikan orasi secara bergiliran di depan pintu utama Polres. Mereka menyayangkan tindakan represif aparat yang dinilai melanggar prinsip demokrasi dan mencederai peran polisi sebagai pelindung rakyat.

“Tugas polisi adalah melindungi, bukan menyakiti warga. Tindakan ini melanggar Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022. Kami juga mendesak agar Kabag Ops yang bertanggung jawab dalam pengamanan saat itu segera dievaluasi,” tambah Ranofan.

HMI juga menyatakan komitmennya untuk terus memantau perkembangan kasus ini serta mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam tubuh kepolisian. Mereka memperingatkan bahwa jika kasus ini diabaikan, aksi lanjutan dengan jumlah massa lebih besar tidak dapat dihindari.

“Kalau kasus ini dibiarkan begitu saja, kami akan kembali dengan massa yang lebih banyak. Ini bukan gertakan, tapi bentuk keseriusan kami,” tutup Ranofan.

Meskipun suasana aksi dipenuhi ketegangan, demonstrasi berlangsung dalam kondisi tertib tanpa insiden berarti. (Tim/JTV)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *