BeritaKesehatanNasional

Bupati Enrekang Resmi Luncurkan Pedoman Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku untuk Percepatan Penurunan Stunting

1009
×

Bupati Enrekang Resmi Luncurkan Pedoman Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku untuk Percepatan Penurunan Stunting

Sebarkan artikel ini

Enrekang, Jurnaltivi.com — Bupati Enrekang, Muhammad Yusuf Ritangnga, secara resmi membuka kegiatan Peluncuran dan Diseminasi Pedoman Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP) dalam rangka percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Enrekang. Kegiatan ini digelar di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Enrekang, Jumat (20/6/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Ahli dari Janewa Madani Indonesia, Tim UNICEF Sulawesi Selatan, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, kepala puskesmas, pendamping desa, serta para petugas garda terdepan penurunan stunting di Kabupaten Enrekang.

Dalam sambutannya, Bupati Yusuf menjelaskan bahwa Kabupaten Enrekang telah ditetapkan sebagai lokus nasional stunting sejak tahun 2018, dengan angka stunting yang cukup tinggi saat itu, yakni 42,7 persen berdasarkan data RISKESDAS 2018.

“Dan hingga hari ini, kita terus berjuang untuk mengupayakan penurunan stunting di Kabupaten Enrekang. Berdasarkan hasil Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) tahun 2025, angka stunting kita berada di angka 20,3 persen,” jelas Bupati Yusuf.

Ia menegaskan bahwa kegiatan peluncuran pedoman ini menjadi momentum penting dalam memperkuat langkah bersama untuk menurunkan angka stunting di daerah.

“Dengan adanya pedoman strategi komunikasi perubahan perilaku ini, kita memiliki arah dan semangat baru dalam percepatan penurunan stunting. Pedoman ini akan menjadi panduan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang pada akhirnya bermuara pada kesejahteraan masyarakat Enrekang ke depan,” ujar Bupati.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk tetap berkomitmen dan tidak menyerah dalam menghadapi tantangan penurunan stunting.

“Saya berharap kita semua tetap semangat. Mungkin kita berjalan lambat, tapi ingat, kita tidak boleh berjalan mundur. Tetap fokus menatap masa depan guna mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berprestasi menuju Enrekang yang lebih baik dan sejahtera,” pungkasnya. (Syafar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *