BeritaSorotan

Katring Kegiatan HKB BPBD Sulbar di Mateng Belum Dibayarkan Sebesar 28 Juta Pemilik Katring Merugi

984
×

Katring Kegiatan HKB BPBD Sulbar di Mateng Belum Dibayarkan Sebesar 28 Juta Pemilik Katring Merugi

Sebarkan artikel ini

Mamuju-Jurnaltivi.com-Katring makanan dalam kegiatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Barat (Sulbar), di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) sebesar 28 juta rupiah belum dibayarkan oleh panitia dari BPBD Sulbar.

“Kegiatan dalam rangka memperingati HKB yang dipusatkan di alun alun Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) Tobadak sudah berlangsung sejak bulan lalu. Pihak panitia hingga saat ini belum membayarkan uang katring makanan untuk kegiatan tersebut,” ungkap Awal, pemilik katring, dalam keterangan tertulisnya pada wartawan, Kamis (13/6/2024).

Awal, menambahkan, kegiatan ini berupa Apel Kesiapsiagaan Bencana yang digelar selama tiga hari. Total nasi bungkus yang disiapkan pihak katring sebanyak 1040 nasi bungkus. Total biaya yang harus dibayarkan oleh panutia khusus untuk nasi bungkus sebesar Rp 23.265.000.

“Selain harga nasi bungkus pihak panitia juga belum membayarkan harga untuk kue yang disugukan dalam kegiatan tersebut. Total harganya mencapai 550 kotak kue satu kotak harganya sekitar
Rp 8000, total yang harus dibayarkan sekitar Rp 4,400.000. Selin itu 10 Bozara totar harganya yang belum dibayarkan Rp 65.000,” jelas Awal.

Ironis pemilik katering sudah beberapa kali menghubungi pihak panitia namun hingga saat ini belum ada niat baik dari panitia untuk membayarkan dana kateringnya yang sudah sebulan lama tertunggak.

“Saya saat ini sudah tidak tau lagiau meminta kepada siapa pembayaran katring kegiatan HKB tersebut. Akibat ulah panitia HKB usaha saya menglami kerugian,” tutupnya.

Terkait belum dibayarkan penyedia katring yang disiapkan oleh pihak Ketiga saat berlangsungnya acara Apel Kesiapsiagaan Bencana yang dilaksanakan di Kabupaten Mamuju Tengah. Suhardi sebagai Kabid Penanggulangan Bencana BPBD Sulbar, membenarkan hal tersebut berdasarkan laporan dari rekannya nama Naldi.
Suhardi mengaku, belum dibayarkannya katring itu, dikarenakan sampai saat ini belum adanya pencairan dari bendahara BPBD Sulbar.

“ Sejak pulang dari kegiatan belum ada pencairan dari bendahara soal pembayaran katering itu. Dan ini sudah saya sampaikan kepada mereka bahwa memang belum ada pencairan. Kalau ada pencairan hari ini, hari ini juga saya bayar, “ kata Suhardi.

Dia mengaku, pihak BPBD Sulbar, akan tetap bertanggung jawab soal itu. Hanya saja, persoalan adanya pihak yang menyediakan katering itu tidak mengetahuinya, karena yang menyampaikan soal itu adalah rekannya atas nama Naldi. Makanya jika pembayaran nanti, dirinya akan menyerahkan uang sama Naldi bukan pihak penyedia katering.

“ Saya tidak tahu orang itu makanya kalau cair nanti pembayarannya, uangnya akan saya serahkan sama pak Naldi nanti dia yang serahkan karena memang saya tidak tahu siapa orangnya yang menyediakan katering itu, “ jelas Suhardi kepada sejumlah Media.(m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *