Mamuju-Jurnaltivi.com-Pasca aksi seorang kerabat santri di SMP Muhamadiyah Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) memukul seorang guru pembina, akibat menegur seorang santri yang menolak ikut senam santri yang menolak ikut senam tersebut kini bolos dari sekolah yang bersangkutan tidahilang dari sekolah.
“Saya tadi cek di kelas santri tersebut santri tersebut tidak ada di kelasnya,” ungkap Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Mamuju, Basir, dalam pesan singkatnya Whatsapp, Senin (20/1/2025).
Basir, menambahkan, Kifli selama ini terdaftar di Panti Asuhan Muhammadiyah. Namun entah kenapa yang bersangkutan tidak masuk sekolah.
“Kifli penghuni Panti Asuhan namun yang bersangkutan kini kayaknya lagi pulang ke kampungnya. Saya sudah berkoordinasi dengan pihak panti,” ujar Basir.
Menyinggung soal kondisi itu santri yang menolak ikut senam tersebut,enurut Basir, saat ini pihak sekolah belum mengetahui kondisinya.
“Kami dari pihak sekolah hingga saat ini belum berkoordinasi dengan pihak keluarga santri,” jelasnya.
Menyikapi kasus tetsebut, saat ini pihak sekolah masih melakukan proses terhadap anak tersebut.
“Pihak sekolah saat iniasih menunggu proses hukum di Polresta Mamuju,” tutur Basir
Berita terkait, tegur santri yang tidak ikut senam, seorang pembina di Pesantren Dipukuli oleh keluarga santri. Korban mengalami memar di bagian wajah.
“Korban sebelum dipukuli oleh keluarga santri sempat menegur sejumlah santri yang tidak mau ikut senam. Korban saat menegur santri tersebut sempat mendorongnya, santri tidak terima akhirnya melapor sama keluarganya,” ungkap, Basir, Kepala Sekolah SMP Pesantren Atanwir Muhammadiyah Mamuju, yang ditemui wartawan di ruangannya Jumat (17/1/2025).(m1)


















