BeritaPeristiwa

Tim Basarnas Dan Gabungan Lakukan Pencarian Penumpang Terjun Dari Kapal Laut, Kepala Basarnas : Belum Di Temukan Korban

543
×

Tim Basarnas Dan Gabungan Lakukan Pencarian Penumpang Terjun Dari Kapal Laut, Kepala Basarnas : Belum Di Temukan Korban

Sebarkan artikel ini

Makassar, Jurnaltivi.com – Seorang penumpang Kapal Pelni KM Tidar dengan rute Bau-Bau – Tanjung Perak dilaporkan terjun ke laut di sekitar Pelabuhan Paotere, Makassar, pada Senin dini hari (19/5/2025). Korban yang diketahui bernama Eryks E Dillak (41) hingga kini masih dalam pencarian oleh tim Basarnas Makassar.

Peristiwa ini terjadi saat kapal tengah bersiap untuk berlayar dari Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar menuju Surabaya. Korban diduga sengaja melompat dari kapal ke laut pada saat KM Tidar hendak meninggalkan pelabuhan makassar menuju ke surabaya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan terkait insiden tersebut pada pukul 09.20 WITA.

“Setelah menerima informasi pada pukul 09.20 WITA, kami langsung memberangkatkan satu regu rescuer dan ABK RB 303 untuk melakukan pencarian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB),”ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar.

Tim SAR melakukan pencarian dengan metode paralel, yakni menyisir laut secara sejajar dari titik yang diduga menjadi lokasi korban jatuh.

“Hingga petang ini, tim di lapangan telah melakukan pencarian sesuai dengan aplikasi SAR MAP, namun korban belum ditemukan,”ucap Arif.

Berdasarkan kronologis, sekitar pukul 01.49 WITA, dua orang penumpang melihat korban melompat dari kapal. Mengetahui hal tersebut, awak kapal segera menekan tombol MOB ECDIS (Man Over Board – Electronic Chart Display and Information System) untuk menghentikan kapal dan melakukan prosedur darurat pencarian orang jatuh ke laut.

Kru kapal sempat melakukan pencarian selama satu jam menggunakan kapal pandu, namun tidak membuahkan hasil. Insiden tersebut kemudian dilaporkan ke Basarnas Makassar untuk penanganan lebih lanjut.

Pihak Basarnas menyatakan akan melanjutkan upaya pencarian hingga beberapa hari ke depan sesuai dengan standar operasional pencarian dan pertolongan. (n/JTV).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *