Untuk tahun 2026 menyalurkan bantuan sebesar Rp 1.000.000 per siswa SLB sebagai bentuk dukungan untuk pemenuhan kebutuhan pendidikan dasar anak-anak berkebutuhan khusus.
“Tahun depan kita akan siapkan Rp 5 miliar untuk sekitar 5.000 siswa SLB se-Sulsel agar cakupannya lebih luas,”jelas Andi Sudirman.
Selain siswa, para guru dan tenaga pendidik SLB juga mendapat perhatian khusus berupa tambahan insentif dalam Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP).
Insentif ini diberikan guna meningkatkan motivasi serta profesionalitas dalam mendidik siswa disabilitas.
Andi Sudirman menegaskan bahwa bantuan ini menjadi komitmen Pemprov Sulsel untuk mendorong pendidikan inklusif yang lebih baik, serta memastikan siswa SLB mendapatkan hak belajar setara dengan anak-anak lainnya.(n/JTV)


















