“Tanpa keamanan tidak ada pembangunan, tanpa kedamaian tidak ada kesejahteraan, dan tanpa persaudaraan tidak ada kekuatan.” Ucap Bupati Gowa Talenrang.
Lalu dirinya mengingatkan kepada seluruh masyarakat, dinamika sosial saat ini menuntut kewaspadaan kolektif. Cepatnya arus informasi, maraknya provokasi dan berita palsu, serta potensi gesekan di masyarakat harus disikapi dengan kesabaran dan pengendalian diri.
Dimana Pemerintah Kabupaten Gowa, lanjutnya, telah mengambil langkah nyata melalui dialog dengan pemuda dan mahasiswa, doa dan dzikir bersama, serta penyaluran bantuan sosial untuk masyarakat terdampak
Lanjutnya, ia tidak ingin Gowa menjadi halaman berikutnya dalam buku tragedi bangsa. Karena itu, pilih jalan qdialog, spiritualitas, dan kepedulian sosial sebagai benteng agar kedamaian tetap terjaga.
Bupati juga menyinggung pelajaran pahit dari berbagai peristiwa kekerasan di sejumlah daerah yang menimbulkan kerugian materi maupun korban jiwa. Menurutnya, kebebasan menyampaikan pendapat adalah hak konstitusional, namun harus dilaksanakan secara damai, tertib, dan bertanggung jawab.


















