BeritaNasional

1 Oktober di Enrekang, Pancasila Tetap Jadi Perekat Bangsa

645
×

1 Oktober di Enrekang, Pancasila Tetap Jadi Perekat Bangsa

Sebarkan artikel ini

Upacara ini dihadiri secara lengkap oleh jajaran Forkopimda, Sekda Enrekang, Ketua TP-PKK Enrekang, serta Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama Enrekang, dan Kemenag Enrekang, para staf ahli Bupati, asisten, pimpinan perangkat Daerah, instansi vertikal, BUMN/BUMD, serta tamu undangan.

Tampak pada barisan upacara TNI, Polri, Satpol-PP dan Damkar, BPBD, Korpri. Partisipasi aktif juga datang dari peserta berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga SMK.

Makna dan Refleksi Sejarah

Seperti diketahui peringatan ini bertujuan agar bangsa Indonesia mengingat dan mencegah terulangnya kembali peristiwa pada malam 30 September 1965, yang dikenal sebagai Gerakan 30 September (G30S), di mana sekelompok orang menculik dan membunuh enam jenderal Angkatan Darat dan sejumlah perwira lainnya. “Kesaktian” dalam konteks ini merujuk pada kekuatan dan daya tahan Pancasila sebagai ideologi negara yang mampu bertahan dari ancaman ideologi lain.

Melalui peringatan ini, diharapkan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan dipraktikkan oleh seluruh elemen masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat persatuan, dan membawa Indonesia menuju kejayaan. (Syafar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *