BeritaHallo PolisiHukumNasionalPeristiwa

Diduga Gantung Diri di Kebun, Kapolres Enrekang Turun Langsung Olah TKP

1036
×

Diduga Gantung Diri di Kebun, Kapolres Enrekang Turun Langsung Olah TKP

Sebarkan artikel ini

Enrekang, Jurnaltivi.com – Polres Enrekang bergerak cepat merespons laporan penemuan mayat yang diduga tewas akibat gantung diri. Peristiwa ini terjadi di Dusun Lintik, Desa Sumillan, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang, pada Sabtu (18/10/2025).

Yang mencolok, Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung memimpin penyelidikan di lokasi. Kehadiran pejabat utama ini menunjukkan keseriusan institusi dalam menangani kasus ini.

Hari ini, Sabtu 18 Oktober 2025, Kapolres Enrekang beserta jajaran melakukan olah TKP di lokasi penemuan jenazah,” kata Kapolres melalui Sihumas Polres Enrekang kepada Jurnaltivi.com, Sabtu (18/10/2025).

Kapolres Hari Budiyanto tidak sendirian. Ia memimpin langsung proses olah TKP didampingi oleh jajaran utama Polres Enrekang. Turut serta dalam tim ini Kapolsek Alla Iptu Maga, Kanit Resmob Sat Reskrim, Kaur Identifikasi Aiptu Sahirun, serta personel Satreskrim lainnya.

Kehadiran langsung Kapolres di lokasi menjadi bukti komitmen Polri untuk menangani setiap peristiwa yang menyangkut nyawa manusia secara profesional, teliti, dan transparan.

Sesampainya di lokasi, AKBP Hari Budiyanto langsung memimpin proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ia memberikan arahan teknis kepada tim penyidik agar pemeriksaan dilakukan sesuai prosedur standar penyelidikan forensik.

Berdasarkan pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam posisi tergantung dengan tali melilit di bagian leher di area perkebunan sekitar Dusun Lintik.

Kami memastikan olah TKP dilakukan secara menyeluruh, dengan memperhatikan setiap detail yang dapat membantu proses penyelidikan. Semua bukti di lapangan diamankan untuk memastikan penyebab pasti dari peristiwa ini,” ungkap Kapolres.

Kapolres juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, tenaga medis, dan perangkat desa dalam mengumpulkan keterangan awal dari saksi dan keluarga korban.

Namun, pihaknya belum dapat memastikan motif di balik peristiwa tersebut karena proses penyelidikan masih berlangsung intensif.

Tim kami masih bekerja. Kami dalami setiap kemungkinan agar peristiwa ini benar-benar terang dan jelas penyebabnya. Polres Enrekang akan mengedepankan profesionalisme dalam menangani kasus ini,” tegasnya.

Wujud Kehadiran Negara

Langkah sigap dan kepemimpinan langsung Kapolres ini menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga dalam menangani setiap peristiwa kemanusiaan dengan cepat, empati, dan ketelitian tinggi.

Dengan tindakan ini, Polres Enrekang ingin memastikan bahwa setiap laporan dari masyarakat akan ditindaklanjuti secara serius. Ini adalah bentuk komitmen untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan rasa aman di seluruh wilayah hukum Enrekang. (Tim/JTV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *