Sinjai, Jurnaltivi.com – Penghapusan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) di SMA Negeri 8 Sinjai pada semester ganjil tahun ajaran ini membuka serangkaian persoalan tata kelola pendidikan, yakni ketiadaan anggaran Porseni, tidak terbentuknya Tim Bantuan Operasional Sekolah (BOS), serta Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang tidak diumumkan kepada warga sekolah.
Rangkaian temuan tersebut bersumber dari keterangan siswa, pengakuan pengawas sekolah, serta pernyataan perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Bulukumba.
Isu ini membuat Ratusan siswa SMAN 8 Sinjai kecewa, saat menerima informasi bahwa Porseni semester ganjil tahun ini ditiadakan. Pihak sekolah menyampaikan kepada siswa bahwa kegiatan tersebut tidak dapat dilaksanakan karena tidak tersedia anggaran.
Padahal, Porseni selama ini merupakan agenda rutin tahunan yang selalu digelar menjelang pembagian rapor semester ganjil. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai cabang olahraga dan seni serta diikuti lintas jenjang kelas.
