BeritaNasional

Pemkab Enrekang Peringati Hari Ibu ke-97, Yusuf Ritangnga: Perempuan Motor Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045

528
×

Pemkab Enrekang Peringati Hari Ibu ke-97, Yusuf Ritangnga: Perempuan Motor Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini

Enrekang, Jurnaltivi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang, Sulawesi Selatan, menggelar upacara bendera dalam rangka Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Tahun 2025 secara khidmat di halaman Kantor Bupati Enrekang, Rabu (24/12/2025).

Upacara dengan tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045” itu dipimpin langsung oleh Bupati Enrekang, Muh. Yusuf Ritangga, yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua TP-PKK Enrekang, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda), para staf ahli bupati, asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, Aparatur Sipil Negara (ASN), non-ASN lingkup Pemkab Enrekang, serta organisasi perempuan.

Dalam amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) yang dibacakan, Bupati Yusuf Ritangga menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu ke-97 merupakan momentum bersejarah yang lahir dari perjuangan panjang perempuan Indonesia.

Hari ini kita dapat bersama-sama memperingati Hari Ibu Ke-97, sebuah momentum bersejarah yang lahir dari perjalanan panjang perjuangan perempuan Indonesia dalam memperjuangkan hak, kesetaraan, dan kebebasan untuk bergerak bersama laki-laki dalam membangun bangsa,” ucap Yusuf Ritangga membacakan amanat menteri.

Ditegaskannya, peringatan setiap 22 Desember ini bukan sekadar seremonial atau perayaan “Mother’s Day”, melainkan bentuk apresiasi mendalam bagi seluruh perempuan Indonesia dalam semua peran dan kapasitasnya.

Amanat tersebut juga menyoroti akar sejarah Hari Ibu yang bermula dari Kongres Perempuan Indonesia pertama di Yogyakarta pada 1928. Perjuangan itu kemudian dikukuhkan melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959.

Di hadapan peserta upacara, Bupati menyampaikan bahwa meski menghadapi berbagai tantangan seperti beban ganda, stigma, dan kekerasan berbasis gender, perempuan Indonesia tetap menjadi agen perubahan.

Dengan ketangguhan, kreativitas, dan daya juang, perempuan terus menunjukkan bahwa kemajuan bangsa tidak pernah terpisah dari kemajuan perempuan,” tegasnya.

Tema tahun 2025, “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”, disebutkan sebagai pengingat bahwa perempuan adalah motor utama perubahan dan pilar dalam berbagai bidang, mulai dari ekonomi keluarga hingga inovasi teknologi.

Pemerintah disebut terus memperkuat perlindungan dan pemberdayaan perempuan melalui berbagai kerangka hukum, seperti Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) dan pengarusutamaan gender.

Kita membutuhkan langkah nyata, kolaborasi lintas sektor, dukungan publik, serta komitmen berkelanjutan untuk memastikan perempuan Indonesia dapat berpartisipasi penuh dalam pembangunan,” ajaknya.

Usai upacara, rangkaian acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, penyerahan piagam penghargaan kepada perempuan inspiratif, serta penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Bank Sulselbar Cabang Enrekang berupa satu unit motor Viar roda tiga dan dua unit kontainer bak sampah.

Peringatan Hari Ibu ke-97 ini juga menjadi momentum bagi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Enrekang untuk terus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah. (Tim/JTV).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *