Tolong jangan diperlihatkan bahwa saya salah menunjuk saudara-saudaraku. Kasi lihat bukti pada seluruh masyarakat Kabupaten Enrekang bahwa Bupati mempercayakan amanah, jabatan kepada saudara-saudaraku,” pesannya.
Bupati juga mengungkapkan alasan strategis di balik pelantikan yang digelar di ujung tahun.
Pelantikan ini disebut sebagai langkah awal untuk menghadapi tahun 2026 dengan kondisi fiskal yang penuh tantangan.
Kita paham kondisi fiskal ada banyak utang di 2026. Kenapa saya lakukan pelantikan akhir tahun? Karena besok kita mulai gas full, kita mulai kerja keras menyongsong tahun 2026,” jelasnya.
Dia menambahkan, tahun depan akan penuh cobaan dan membutuhkan kesabaran serta perjuangan keras.
Tolong jaga amanah ini dengan baik,” tuturnya.
Yusuf Ritangng menegaskan komitmennya bersama wakil bupati untuk membawa Enrekang ke arah yang lebih baik. Dia juga menyebut proses pelantikan ini telah melalui perjalanan panjang dan merupakan bagian dari ‘pertarungan’.
Kepada 119 pejabat pengawas (eselon IV) yang dilantik, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf jika ada ketidaksesuaian dalam penempatan.


















