Edukasi

Jelang Puasa RSUD Sulbar Edukasi Pasien  Penggunaan Obat Saat Puasa 

521
×

Jelang Puasa RSUD Sulbar Edukasi Pasien  Penggunaan Obat Saat Puasa 

Sebarkan artikel ini

Edukasi dilaksanakan di depan ruang tunggu pelayanan rumah sakit sehingga dapat menjangkau langsung para pengunjung. Bertindak sebagai narasumber, Apt. Rahmadani menyampaikan materi terkait:

Pengaturan jadwal minum obat selama puasa:

Adapun jadwal Obat yang digunakan jika diminum dapat membatalkan puasa sehingga perlu disesuaikan jarak waktu meminumnya. Berhati-hati mengubah jadwal dan dosis obat karena dapat mempengaruhi efek terapi obat. Konsultasikan pada dokter dan/atau apoteker Anda. Jika tersedia, mintalah kepada dokter untuk meresepkan obat jenis lain yang diminum 1 atau 2 kali sehari. Secara umum obat yang diminum sekali sehari diminum satu kali artinya tiap 24 jam pada jam yang sama yaitu:- SAAT SAHUR (terutama jika harus diminum PAGI HARI), atau- SAAT BERBUKA atau SETELAH MAKAN MALAM atau MENJELANG TIDUR (terutama jika harus diminum MALAM HARI). Sebelum meminum obat perut dapat diisi dahulu dengan biskuit sebelum minum obat.

“Perubahan jadwal waktu minum obat saat puasa dan dosis obat mungkin dapat mempengaruhi efek terapi obat. Karena itu perlu kehati-hatian dalam merubah jadwal minum obat, Konsultasikan dengan dokter atau apoteker anda. Untuk obat yang diminum 3 atau bahkan 4 kali sehari, artinya diminum tiap 8 jam atau 6 jam sekali. Hal ini tidak memungkinkan dilakukan pada orang yang berpuasa,” kata Rahmadani, dalam pemaparannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *