Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diingatkan untuk menggunakan LPG 3 Kg sesuai peruntukannya. Delapan sektor usaha yang tidak berhak menggunakan LPG subsidi sebagaimana diatur dalam regulasi Kementerian ESDM diharapkan beralih ke Bright Gas atau produk nonsubsidi lainnya agar distribusi tetap tepat sasaran.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menambahkan bahwa Pertamina mengoperasikan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri dengan pengawasan intensif di seluruh wilayah operasional.
“Koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat, serta lembaga penyalur terus diperkuat. Fokus kami memastikan distribusi energi berjalan lancar sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan ibadah Ramadan dengan tenang,” ujarnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan Pertamina, kesiapan distribusi BBM dan LPG di Sulawesi Selatan dipastikan tetap terjaga selama Ramadan tahun ini. (*)


















