Kami berlima baru dilantik. Fokus kami sekarang membenahi tata kelola, memetakan kemampuan keuangan BAZNAS, dan memastikan setiap rupiah dana yang masuk benar-benar tersalurkan kepada yang berhak secara tepat sasaran,” ucapnya.
Kendati menghadapi tantangan penurunan penerimaan, Siswandi mengajak masyarakat, khususnya para muzaki, untuk tetap menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Enrekang. Menurut dia, semakin besar dana yang terhimpun, semakin banyak masyarakat kurang mampu yang dapat terbantu melalui program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.
Penurunan penerimaan dana zakat dari ASN itu menjadi pekerjaan rumah pertama bagi kepengurusan baru BAZNAS Enrekang. Sejumlah program bantuan bagi mustahik pun disebut akan disesuaikan agar tetap berjalan tanpa hambatan. (Tim/JTV)



















