Berita

Soal Guru Dipukul di Pesantren, Keluarga Santri Ngaku Pukuli Pembina Pesantren Dipicu Akibat Cekik Leher Santri

784
×

Soal Guru Dipukul di Pesantren, Keluarga Santri Ngaku Pukuli Pembina Pesantren Dipicu Akibat Cekik Leher Santri

Sebarkan artikel ini

Mamuju-Jurnalti. com-Aksi penganiayaan yang dilakukan oleh kerabat santri di Pesantren Atanwir Muhammadiyah Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), terhadap seorang tenaga pembina di pesantren tersebut bukan dipicu akibat teguran terhadap santri yang menolak ikut senam. Aksi pemukulan tersebut dipicu akibat adik pelaku dicekik oleh korban.

“Aksi penganiayaan terhadap tenaga pembina di Pesantren Atanwir Muhammadiyah sebenarnya dipicu akibat salah seorang santri yang ditegur oleh korban juga dianiaya. Santri dianiaya hingga memar dibagian di bagian leher,” ungkap, Saleh Muhammad, kerabat santri, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/1/2025) melalui pesan singkat WhatsApp.

Saleh Muhammad, menambahkan, pembina santri yang dipukul tersebut bukan hanya mendorong santri tetapi juga mencekiknya akibatnya santri tersebut mengalami memar di bagian leher.

“Tidak benar itu hanya didorong tetapi juga dicekik,” bebernya.

Lebih jauh dia mengatakan, pihak keluarga santri saat ini juga sudah membuat laporan di polisi.

“Kami juga sudah membuat laporan di polisi semalam,” jelasnya.

Tegur santri yang tidak ikut senam, seorang pembina di Pesantren Dipukuli oleh keluarga santri. Korban mengalami memar di bagian wajah.

“Korban sebelum dipukuli oleh keluarga santri sempat menegur sejumlah santri yang tidak mau ikut senam. Korban saat menegur santri tersebut sempat mendorongnya, santri tidak terima akhirnya melapor sama keluarganya,” ungkap, Basir, Kepala Sekolah SMP Pesantren Atanwir Muhammadiyah Mamuju, yang ditemui wartawan di ruangannya Jumat (17/1/2025).(m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *