Makassar, Jurnaltivi.com – Dua bocah bersaudara terjebak di kamar mandi rumha mereka sendiri , di perumahan budi daya permai kecamatan tamalanrea kota makassar, kamis sore (3/7/2025).
Kedua anak tersebut diketahui masing-masing berusia 10 tahun dan tiga tahun. Keduanya terkunci dari dalam kamar mandi setelah pintu tak sengaja tertutup saat mereka sedang bermain air.
Insiden tersebut membuat orang tua kedua bocah panik, hingga berupaya membuka pintu kamar mandi tak kunjung membuahkan hasil, bahkan gagan pintu pun rusak akibat setelah dicoba berkali-kali.
Karena panik dan khawatir dengan kondisi anak-anak mereka, pihak keluarga akhirnya menghubungi layanan darurat Dinas Damkarmat, untuk meminta bantuan evakuasi.
Peristiwa tersebut langsung direspon cepat Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar dan langsung turun tangan untuk melakukan evakuasi.
Dantim Rescue 1 Damkarmat Hidayatullah, membenarkan laporan evakuasi tersebut terhadap bocah kakak beradik itu.
“Kejadian bermula ketika adik yang berusia tiga tahun lebih sedang dimandikan oleh kakaknya di kamar mandi.”kata Dantim Rescue 1 Damkarmat Hidayatullah,
Tanpa disadari, pintu kamar mandi tertutup dan terkunci secara otomatis karena sistem kunci yang digunakan berbahan aluminium
“Kebetulan itu kuncinya terbuat dari aluminium dan kuncinya terkunci otomatis. Dia maini kuncinya dari dalam, akhirnya macet dan tidak bisa terbuka dari dalam. Kalau terkunci pintunya cuma bisa dibuka dari dalam, tidak bisa dari luar,” ucapnya.
Situasi tersebut membuat orang tua panik karena tidak mungkin membuka pintu dari luar, dan tak ada celah komunikasi atau cara untuk menenangkan anak-anak dari dalam.
“Sehingga orang tuanya melapor ke pelayanan dinas pemadam kebakaran, tadinya orang tuanya berusaha membuka pintunya sendiri, setelah berselang beberapa setengah jam tidak berhasil makanya dia telepon layanan pemadam,” tuturnya.
Setelah menerima laporan, pihak Damkarmat segera menurunkan personel ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
“Setelah itu kita respon dan turunkan tim, alamatnya di Budidaya Permai. Kita turunkan empat orang personel di sana untuk evakuasi penyelamatan,”ucap Hidayatullah.
Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kerusakan pada pintu maupun membahayakan anak-anak di dalam kamar mandi.
“Membuka pintunya itu sekitar 15 menit. Bukan kunci pintunya yang kita buka, tapi engselnya yang kita buka karena takutnya merusak, jadi engselnya saja yang kita buka paksa tanpa ada lecet sedikitpun,” jelasnya.
Tindakan tersebut terbukti berhasil. Dalam waktu relatif singkat, tim berhasil membuka pintu kamar mandi tanpa merusak komponen utamanya.
Hidayatullah menyebutkan bahwa proses berlangsung cukup lama sebelum evakuasi berhasil dilakukan.
Meski terjebak selama hampir satu jam, kedua bocah tersebut berhasil dikeluarkan dalam kondisi sehat dan tanpa cedera. (n/JTV).




















