BeritaHallo PolisiHukumNasional

Aksi Unjuk Rasa di Enrekang Pecahkan Telur Simbol Kecam Kinerja Polri dan DPR

917
×

Aksi Unjuk Rasa di Enrekang Pecahkan Telur Simbol Kecam Kinerja Polri dan DPR

Sebarkan artikel ini

Enrekang, Jurnaltivi.com – Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Solidaritas Enrekang Peduli Indonesia atau SEPI, kembali turun ke jalan menggelar demonstrasi, Senin siang, (1/9/2025). Massa memulai aksinya dari persimpangan lampu merah Jalan Cokroaminoto, kemudian bergerak menuju Kantor DPRD dan Polres Enrekang.

Dengan membawa spanduk dan pengeras suara, massa aksi secara bergantian menyampaikan orasi. Mereka mengecam kinerja kepolisian yang dinilai sudah tidak lagi sesuai dengan konstitusi sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. Dalam orasinya, para demonstran juga menuntut agar Kapolri segera dicopot dari jabatannya.

Tak hanya itu, massa juga menyuarakan agar DPR dibubarkan. Menurut mereka, DPR sudah tidak lagi berpihak kepada rakyat, melainkan hanya mementingkan diri sendiri dan kepentingan partai.

Di depan Kantor DPRD Enrekang, massa kembali berorasi sambil aksi menanam pohon dan memecahkan telur di plang nama kantor sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan yang dinilai tidak pro rakyat.

Di hadapan sejumlah anggota dewan, massa membacakan pernyataan sikap mereka.

Dalam pernyataan sikapnya, SEPI menegaskan bahwa DPR dan Polri sejatinya adalah pilar penting demokrasi. Namun saat ini, menurut mereka, kedua lembaga tersebut semakin menjauh dari rakyat.

Tuntutan mereka antara lain:

1. Menghapus seluruh tunjangan DPR yang membebani rakyat;

2. Segera mengesahkan RUU Perampasan Aset;

3. Membebaskan seluruh demonstran yang ditahan di berbagai daerah;

4. Melaksanakan reformasi struktural Polri secara menyeluruh;

5. Mengusut tuntas kasus penabrakan almarhum Affan Kurniawan.

Massa menegaskan bahwa pernyataan sikap ini adalah bentuk perlawanan rakyat terhadap penyelewengan kekuasaan. “Rakyat tidak akan diam, rakyat tidak akan tunduk. Karena kedaulatan sejati ada di tangan rakyat,” teriak mereka.

Menanggapi aksi ini, Ketua DPRD Enrekang, Ikrar Erang Batu, menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi para demonstran.

“Apa yang menjadi aspirasi kita semua pada hari ini, insyaallah akan kami pastikan sampai ke kedua lembaga tersebut.”

Ikrar juga menyampaikan permohonan maaf jika ada hal-hal yang belum mewakili semua kepentingan rakyat. Ia turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum Affan Kurniawan serta para pejuang yang gugur dalam perjuangan rakyat.

Meskipun massa memblokade jalan trans nasional, aksi demonstrasi Solidaritas Enrekang Peduli Indonesia tetap berlangsung tertib hingga selesai. Mereka juga menegaskan akan terus menyuarakan aspirasi rakyat hingga tuntutan dipenuhi. (Tim Jurnal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *