Berita

Tipu Lowongan Kerja Mahasiswi Asal Kaltara Di Sekat Dan Di perkosa Pelaku Di Tembak

361
×

Tipu Lowongan Kerja Mahasiswi Asal Kaltara Di Sekat Dan Di perkosa Pelaku Di Tembak

Sebarkan artikel ini

Makassar, Jurnaltivi.com – Aparat kepolisian polrestabes makassar berhasil menangkap pelaku penyekapan dan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi asal Kalimantan Utara (Kaltara), di pelabuhan tanjung perak surabaya.

Mahasiswi asal kaltara berinisial MA (21) disekap dan diperkosa oleh pria bernama Feri Bin Dg Rumpa (33) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), setelah mulut dan tangan korban dilakban.

“Kami bekerja sama dengan Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan penyergapan, dan alhamdulillah pelaku berhasil ditangkap, saat pelaku turun dari kapal laut,” ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, Minggu (17/5/2026).

Menurut Arya, korban tertipu lamaran kerja menjadi baby sitter yang ditawarkan pelaku di media sosial. Pelaku sempat meminta korban menunggu sebelum resmi dipekerjakan.

Korban lalu diminta datang ke sebuah rumah kontrakan di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, yang disewa pelaku selama 3 hari, dan per hari dibayar Rp 300.000.

Setelah tiba di lokasi, korban diduga disekap dan mengalami kekerasan seksual selama 3 hari.

Selama penyekapan, korban disebut mengalami intimidasi dan kekerasan. Pelaku memperkosa korban beberapa kali dan sempat mengancamnya dengan pisau cutter.

“Pemerkosaan terjadi pada hari ketiga korban berada di rumah yang dikontrak pelaku, Korban tidak bisa melakukan perlawanan karena diancam memakai senjata tajam.”jelas arya.

Korban akhirnya berhasil melarikan diri ketika pemilik rumah datang karena masa sewa kontrakan telah habis dan langsung melaporkan kejadian atas dirinya di polrestabes Makassar.

Diketahui, korban disekap dan diperkosa di kompleks perumahan Jalan Metro Tanjung Bunga, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate sejak Jumat (8/5) hingga Minggu (10/5). Pelaku sempat kabur hingga ditangkap di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (16/5).

Saat proses pengembangan penyelidikan menuju lokasi kejadian, pelaku mencoba melarikan diri. Polisi kemudian melumpuhkan pelaku dengan tembakan di kaki kiri. Petugas selanjutnya membawa DR pelaku ke IGD Rumah Sakit Bhayangkara guna menjalani tindakan medis dan pengangkatan proyektil.

“Untuk indikasi perdagangan manusia sementara belum. Modus pelaku adalah membujuk korban melalui lowongan kerja palsu,”ungkap Arya.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menyebut pelaku diduga telah menyiapkan modus serupa di Surabaya. Bahkan sebelum tiba di kota tersebut, pelaku sudah kembali memasang lowongan pekerjaan palsu di Facebook untuk mencari korban baru.

Polisi juga mengungkap rumah yang digunakan pelaku di Makassar bukan kontrakan jangka panjang, melainkan rumah sewa harian yang sengaja dipakai untuk menjebak korban. Pelaku diketahui menyewa rumah dengan tarif sekitar Rp 300 ribu per hari.

Meski pelaku mengaku baru pertama kali melakukan aksi serupa di Makassar, polisi menduga masih ada korban lain. Selain kasus ini, pelaku juga disebut pernah terlibat pencurian kendaraan bermotor di Kabupaten Takalar.

“Masih kami dalami kemungkinan adanya tindak pidana lain yang pernah dilakukan pelaku. Untuk sementara belum ditemukan indikasi jaringan, pelaku bergerak sendiri,” tambah Arya.

Pelaku diketahui sengaja berpindah-pindah daerah untuk menjalankan aksinya. Saat ini, pelaku telah diamankan di Polrestabes Makassar dan dijerat dengan pasal penyekapan serta pemerkosaan sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *