Hallo PolisiHukum

Tidak Mau USG, Keluarga Perwira Polisi Polda Sulbar Pertanyakan Pengakuan Kehamilan Perempuan Asal Majene

503
×

Tidak Mau USG, Keluarga Perwira Polisi Polda Sulbar Pertanyakan Pengakuan Kehamilan Perempuan Asal Majene

Sebarkan artikel ini

Mamuju, Jurnaltivi.com –Keluarga perwira polisi di Polda Sulawesi Barat (Sulbar) angkat bicara terkait laporan dugaan menolak bertanggung jawab atas kehamilan seorang perempuan asal Majene berinisial AN (26).

“Saya tanya, surat ini dari mana? Katanya dari bidan. Saya juga tanya, saat ambil surat itu apakah didampingi keluarga atau tidak, namun ternyata tidak ada yang mendampingi,” ungkap Husain, pengakuan paman dari perwira Polda Sulbar, saat dikonfirmasi, Rabu (6/8/2025).

Husain menambahkan, pihak keluarga sempat meminta agar dilakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) guna memastikan keabsahan kehamilan. Namun, permintaan itu disebut tidak langsung direspons oleh AN.

“Awalnya dia tidak mau USG. Setelah beberapa hari baru mau, tapi hari Minggu, tidak ada tempat praktik yang buka di Mamuju,” kata Husain.

Keluarga juga mengusulkan agar pemeriksaan dilakukan di Majene dengan didampingi keluarga pihak laki-laki.

Namun, menurut Husain, AN kembali menolak.

“Katanya dia capek. Padahal sudah janji. Ini yang kami pertanyakan, kalau memang benar (hamil), kenapa tidak mau USG?” ujarnya.

Husain menambahkan, keluarga sempat membuka ruang penyelesaian secara kekeluargaan. Namun, ia menyayangkan sikap AN yang kerap datang sendiri tanpa membawa perwakilan keluarga.

“Dia terus datang sendiri ke rumah minta tanggung jawab. Kami bilang, ini menyangkut kehormatan keluarga, jangan datang sendiri. Harus ada pertemuan resmi antara dua keluarga,” ujarnya.

Husain menyebut, pihak keluarga sempat mempertimbangkan untuk melamar AN secara resmi. Namun, menurut dia, proses itu terhambat karena AN dinilai tidak menunjukkan itikad baik.

“Kami ini awalnya siap bertanggung jawab. Tapi kami ingin semuanya jelas dulu. Kalau memang hamil, kenapa tidak mau USG?” tegas Husain.(m1)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *