BeritaNasionalSorotan

Menag Nasaruddin Umar: “Dari Makassar, Dunia Melihat Harmoni Indonesia”

659
×

Menag Nasaruddin Umar: “Dari Makassar, Dunia Melihat Harmoni Indonesia”

Sebarkan artikel ini

Dimalam Dedikasi Gereja Katolik “Hati Yesus yang Mahakudus” Katedral Makassar,

“Seperti Wali Songo di Jawa, para tokoh iman di Sulawesi juga memadukan nilai-nilai universal agama dengan budaya lokal. Katolik 100 persen, tapi juga Indonesia 100 persen. Bugis 100 persen, tapi juga Katolik 100 persen. Itulah harmoni sejati,” ujar Menag.

Menag kemudian memperkenalkan dua gagasan besar yang kini tengah digarap Kementerian Agama: Kurikulum Cinta dan Ekoteologi.

“Semua agama intinya adalah cinta. Kalau ada yang mengajarkan kebencian, itu bukan agama, tapi penyimpangan dari ajaran agama,” tegasnya.

Menurut Menag, Kurikulum Cinta akan menjadi basis pendidikan karakter lintas iman yang menumbuhkan empati dan kasih antarumat. Sedangkan Ekoteologi mendorong umat beragama untuk membangun hubungan yang seimbang antara manusia, alam, dan Tuhan.

“Kita perlu menaikkan trilogi kerukunan ke tingkat baru — tidak hanya antarumat dan pemerintah, tapi juga antara manusia, alam semesta, dan Tuhan. Bumi adalah rumah bersama yang harus kita jaga dengan cinta,” jelasnya.

Menag menyampaikan apresiasi kepada Uskup Agung Makassar dan seluruh panitia pembangunan Katedral atas dedikasi dan kerja keras mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *