“Lebih baik rumah ibadah yang megah daripada rumah maksiat yang megah. Tapi yang lebih penting dari membangun gedungnya, adalah membangun umatnya agar rumah ibadah ini hidup, bersih, dan ramai oleh doa,” pungkas Menag.
Dalam rangkaian acara, ditandai penandatanganan prasasti Peresmian Gereja Katedral Makassar. Dari Katedral Makassar, gema kasih dan perdamaian itu kembali menggema — mengingatkan seluruh umat beragama di Indonesia bahwa iman sejati selalu memuliakan Tuhan, mencintai sesama, dan menjaga bumi pertiwi.(*)


















