Selama operasi berlangsung, Polda Sulsel menggelar 1.533 kegiatan preemtif berupa pembinaan dan penyuluhan bagi komunitas pengguna kendaraan roda dua dan empat, sosialisasi ke sekolah-sekolah serta pengusaha angkutan.
Edukasi juga dilakukan melalui berbagai media mulai dari sosial media, cetak, elektronik, hingga pemberian penyuluhan langsung pada lokasi rawan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas sebanyak 45.395 kali.
Satgas Preemtif mendistribusikan 69.363 spanduk, leaflet, dan stiker guna memperkuat pesan kesadaran berlalu lintas.Pada bidang preventif, jajaran Polda melaksanakan 30.371 kegiatan pemeriksaan kendaraan, seperti Turjawali dan ramp check.
” Langkah ini bertujuan memastikan kendaraan yang beroperasi memenuhi kelengkapan dan persyaratan keselamatan,” tambah dirlantas.
Hasil operasi juga tercatat penurunan signifikan kecelakaan lalu lintas jika dibandingkan dengan Operasi Zebra tahun 2024.
Kasus kecelakaan turun 127 kasus atau 31 persen, dari 360 menjadi 247 kasus. Jumlah fatalitas kecelakaan menurun drastis sebanyak 24 jiwa atau 56 persen, dari 43 menjadi 19 jiwa.


















