Sinjai, Jurnaltivi.com – Pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) di SMAN 8 Sinjai yang digelar tepat pada awal masuk sekolah semester genap, Senin (5/1/2026).
Memunculkan tanda tanya besar di kalangan siswa, orang tua, dan warga sekolah. Kegiatan yang lazimnya menjadi agenda pembinaan bakat dan ajang kebersamaan ini justru dinilai janggal dari sisi waktu, perencanaan, hingga pembiayaannya.
Sejumlah siswa mengaku terkejut ketika Porseni langsung dilaksanakan di hari-hari awal masuk sekolah. Pasalnya, pada periode tersebut, proses pembelajaran baru saja dimulai dan sekolah umumnya fokus pada kegiatan orientasi, asesmen awal serta penataan program belajar.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan, mengapa Porseni dipaksakan digelar di awal semester genap, padahal berdasarkan praktik yang selama ini berjalan, kegiatan tersebut lazimnya dilaksanakan di akhir semester ganjil.
Pelaksanaan Porseni tersebut diduga berkaitan erat dengan persoalan penganggaran.
Pihak sekolah menyebutkan bahwa kegiatan Porseni sebenarnya telah tercantum dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). Namun, realisasi anggaran tersebut belakangan menjadi polemik karena disebut-sebut tidak dapat dicairkan dengan alasan mekanisme belanja non-tunai.
