Sabir mengungkapkan bahwa pada sesi pertama seleksi ini, terdapat tiga cabang olahraga, yakni dayung, karate, dan panahan. Sebanyak 15 peserta mengikuti proses seleksi yang ditangani langsung oleh tiga pelatih, yakni Syamsul, Herman, dan Anisa. Kegiatan tersebut juga didampingi oleh Nahar serta A. Syayid Ilyas dari Dispoparekraf Sulbar.
Dari hasil seleksi tersebut, sebanyak tiga calon atlet berbakat dinyatakan lolos. Banyaknya atlet yang tidak terjaring dipengaruhi dua faktor utama. Pertama, standar kelulusan yang ditetapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI pada tahun ini lebih ketat dibandingkan tahun sebelumnya. Kedua, terdapat cabang olahraga yang harus didegradasi karena tidak memenuhi kriteria DBON (Desain Besar Olahraga Nasional) yang telah ditetapkan oleh Kementerian.
Secara terpisah, Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, menyampaikan komitmen Dispoparekraf melalui UPTD SPOBNAS Sulbar untuk terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan guna mencetak atlet-atlet berprestasi.


















