Usai berorasi di halaman kantor dewan, massa aksi kemudian diterima anggota DPRD diruang aspirasi, dimana dalam kesempatan tersebut satu persatu peserta aksi menyampaikan berbagai keluhan yang selama ini dirasakan masyarakat, khususnya petani sawit di Kabupaten Pasangkayu.
Setelah bertemu dan menyampaikan aspirasi kepada anggota DPRD Pasangkayu, koordinator aksi mengatakan bahwa, tuntutan yang dibawa aliansi mahasiswa dan tokoh pemuda merupakan persoalan paling krusial yang dirasakan petani yakni terkait harga T-B-S sawit dan penyaluran C-S-R perusahaan.
Sementara Ketua Komisi II DPRD Pasangkayu, Farid Zuniawansyah, menyampaikan jika, pihaknya akan segera mengundang seluruh perusahaan sawit, untuk mengikuti rapat dengar pendapat bersama mahasiswa dan tokoh pemuda.(Randi/JTV)


















