Berita

Sambut Piala Dunia di Sulbar Pemprov Antisipasi Masalah Blank Spot dan Aturan Nobar

56
×

Sambut Piala Dunia di Sulbar Pemprov Antisipasi Masalah Blank Spot dan Aturan Nobar

Sebarkan artikel ini

Tantangan terbesar di Sulbar saat ini adalah keterbatasan infrastruktur. TVRI Sulbar sebenarnya telah memiliki empat stasiun transmisi, yakni di Pasangkayu, Mamasa, Majene, dan Mamuju. Melalui pemancar ini, sekitar 60 persen lebih masyarakat Sulbar diklaim bisa mengakses siaran digital.

Sayangnya, untuk tayangan komersial seperti Piala Dunia, aturan melarang siaran digital tersebut didistribusikan ulang lewat TV kabel lokal—kecuali jika TV kabel tersebut memiliki lisensi resmi.

Sialnya, hasil pelacakan menunjukkan mayoritas izin TV kabel di Sulbar tidak sesuai peruntukan.

Mahyar pun menawarkan opsi lain, melalui kerjasama TVRI dengan telkomsel, telah masyarakat dapat mengakses melalui MAXStream TV berbayar. Dia pun memberikan ruang bagi pihak yang igin melaksanakan nobar, tentunya melakukan registrasi terlebih dahulu. Hal ini penting agar memudahkan dalam memonitor aktivitas masyarakat mengakses piala dunia 2026.

Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menyampaikan, pihaknya bersama TVRI sudah membahas perihal akses layanan kepada Gubernur Sulbar Suhardi Duka. Atas arahan gubernur, pihaknya pun menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk mendukung infrastruktur transmisi agar dapat mengakses siaran TVRI Sulbar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *