Lanjut perwira berpangkat dua balok ini, bahwa masa depan Indonesia sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya.
Dirinya mengingatkan bahwa Indonesia sedang menuju Indonesia Emas 2045, sebuah visi yang hanya bisa terwujud jika bonus demografi, di mana penduduk usia produktif melimpah, dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Indonesia Emas membutuhkan anak-anak muda yang cerdas, pelajar-pelajar yang cerdas lahir dan batinnya.” ujar Kasat Res Narkoba Polres Gowa ini.
Ia juga menyoroti fenomena di era globalisasi seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi bisa dimanfaatkan sebaik – baiknya dalam proses belajar dan bukan malah dimanfaatkan untuk hal yang lain terkait praktek penyalahgunaan narkoba.
Dibeberkannya, fakta bahwa banyak kasus kriminalitas, termasuk pencurian, berawal dari jerat penyalahgunaan narkoba.
Kasat Res Narkoba Polres Gowa, Iptu Firman menyampaika tentang bahaya narkoba kepada para pelajar.
Menjelaskan tentang narkoba mulai dari yang alami, seperti ganja, serta narkoba sintetis, seperti heroin dan morfin, serta berbagai jenis narkoba lain agar pelajar memahami bentuk dan bahayanya.


















