Rangkaian kegiatan Kongres Pemuda Sulawesi Selatan meliputi sesi diskusi dan penguatan kapasitas yang mendalam. Setelah pembukaan oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, hari pertama akan menampilkan orasi berjudul Suara Pemuda, Melampaui dari Sekadar Didengar.
Sesi hari pertama dilanjutkan dengan sesi gelar wicara KolaborAksi Pemuda dan Pemerintah, yang akan membahas praktik partisipasi publik dari para pembicara, termasuk perwakilan pemuda pemenang Wikithon 2025, Dinas Pendidikan Kota Makassar, Kalla Institute, dan BASAibu Wiki. Peserta juga akan mengikuti Wikithon Permainan Kata untuk memperkenalkan Kamus Digital Bahasa Makassar sebagai tools partisipasi publik sekaligus pelestarian bahasa daerah.
Inti dari penguatan kapasitas pemuda tercermin dari tiga lokakarya utama. Dari Ide menjadi Aksi berupa pembekalan keterampilan analisis kebijakan pemerintah secara objektif, Penulisan Persuasif (Impactful Digital Storytelling) yang mengubah analisis isu sosial menjadi tulisan advokasi menarik, dan Collaborative Problem Solving berupa pengajaran keterampilan merumuskan solusi yang lebih adil, responsif, dan efektif.


















