Ia mengungkapkan, hasil pemantauan menunjukkan beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, namun masih dalam batas wajar.
“Ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan sedikit, seperti daging ayam, telur dan cabai. Untuk cabai kemungkinan dipengaruhi faktor cuaca. Persentase kenaikannya tidak besar, rata-rata tidak sampai satu hingga dua persen,” ungkap Hasiholan.
Ditambahkannya, kenaikan harga tersebut juga diduga dipengaruhi meningkatnya permintaan masyarakat, termasuk kebutuhan untuk program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Informasi yang kami terima dari pedagang, permintaan memang sedikit meningkat. Namun sejauh ini pasokan tetap aman dan tidak ada gangguan distribusi,” tambahnya.
Meski demikian, KPPU tetap melakukan pemantauan secara intensif guna mengantisipasi adanya praktik penahanan pasokan oleh distributor atau produsen yang dapat memicu kenaikan harga di pasar.
“Fungsi kegiatan mitigasi ini adalah monitoring. Jangan sampai ada pelanggaran seperti penahanan pasokan atau hambatan distribusi yang disengaja,” tegas Hasiholan.


















