Selain itu, dr. Musadri berharap tenaga kesehatan juga mendapatkan pembekalan mengenai pendampingan pasien dalam kondisi sakaratul maut. Menurutnya, tenaga kesehatan perlu memiliki kemampuan memberikan dukungan emosional dan spiritual kepada pasien dan keluarga, berkomunikasi dengan empati, serta berkolaborasi dengan petugas rohani agar pasien memperoleh pendampingan yang layak dan bermartabat pada akhir kehidupannya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mamuju, Ramli L., menyambut baik terjalinnya kerja sama ini. Ia berharap sinergi yang dibangun dapat meningkatkan pelayanan keagamaan di lingkungan rumah sakit melalui pendampingan rohani, edukasi, serta pembinaan bagi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang sesuai dengan nilai-nilai agama.
Melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini, RSUD Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas. (**)



















