BERITA

Kejanggalan Polsek Salomekko Di Bone, Koalisi Bantuan Hukum Makassar Desak Polda Ambil Alih Pengeroyokan Petani

172
×

Kejanggalan Polsek Salomekko Di Bone, Koalisi Bantuan Hukum Makassar Desak Polda Ambil Alih Pengeroyokan Petani

Sebarkan artikel ini

Anak korban, Syamsu Rijal, menuturkan bahwa ayahnya mengalami luka serius akibat serangan yang diduga dilakukan lebih dari satu orang. Ia mengaku sulit menerima narasi yang berkembang bahwa ayahnya disebut sebagai pihak yang lebih dahulu melakukan penyerangan.

“Orang tua saya berusia 62 tahun dan bekerja sebagai petani. Salah satu pukulan mengenai bagian atas kepala hingga menyebabkan tengkoraknya pecah. Setelah tumbang pun, menurut keterangan korban, masih dipukul menggunakan kayu. Yang membuat kami sedih, justru dalam proses hukum muncul kesimpulan seolah-olah korban yang lebih dahulu menyerang,” ujar Syamsu Rijal.

Ia mengatakan hingga kini salah satu terduga pelaku yang dilaporkan masih belum ditetapkan sebagai tersangka.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat keluarga mempertanyakan arah penanganan perkara, sementara korban masih menjalani pemulihan akibat luka berat yang dialaminya.

Syamsu Rijal juga mengungkapkan dugaan motif peristiwa tersebut berawal dari persoalan irigasi sawah. Ia mengaku pernah menegur salah seorang terduga pelaku karena menutup aliran air yang digunakan bersama oleh para petani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *