Ketua Umum Perserikatan Journalist Siber Indonesia (Perjosi), Salim Djati Mamma, menilai rekaman suara dan tangkapan layar yang beredar adalah indikasi kuat adanya kebocoran informasi dan transaksi ilegal.
“Ini bukan sekadar soal dua bos bbm yang ribut. Ini bisa menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum untuk menelusuri aliran dana dan siapa yang sebenarnya diuntungkan dalam rantai distribusi BBM industri ini,” ujar Ketum Perjosi Salim Djati Mamma,Sabtu (15/11/2025).
Ia menambahkan, jika benar bukti transfer bisa sampai ke tangan aparat, yang diserahkan oleh H Rusli, sehingga kemarahan Ahda alias H Daha memuncak, karena data mereka dibocorkan oleh rekan bisnisnya sendiri.
“Fakta bahwa nama Polair disebut dalam rekaman itu menunjukkan bahwa aparat kepolisian sudah mencium adanya aktivitas mencurigakan di lapangan, karena ada info dari H Rusli”beber Bung Salim.
Solar industri sejatinya merupakan bahan bakar untuk keperluan pabrik, kapal, dan alat berat yang tidak mendapat subsidi pemerintah.


















